TOTO HIDAYAT, Aktivitas
Siswa Mengikuti Mentoring Tahfidzul Qur’an Hubungannya dengan Hasil Belajar
Kognitif Mereka Pada Mata Pelajaran PAI. (Penelitian Terhadap Siswa SMP Bhakti
Nusantara Cileunyi – Bandung)
Berdasarkan studi pendahuluan di SMP
Bhakti Nusantara Cileunyi - Kab. Bandung, berkaitan dengan aktivitas siswa
mengikuti mentoring tahfidzul qur’an, diperoleh informasi bahwa aktivitas siswa
mengikuti mentoring tahfidzul qur’an relatif tinggi. Secara umum bagi siswa yang memilki
aktivitas mentoring tahfidzul qur’an yang tinggi, akan berpengaruh terhadap
hasil belajar kognitifnya karena ketika siswa memiliki aktivitas mengikuti
mentoring tahfidzul qur’an yang tinggi maka akan menimbulkan hasil belajar yang
baik dalam mata pelajaran PAI. Pada sisi lain masih banyak siswa yang hasil
belajar kognitifnya rendah. Dari fenomena di atas menarik untuk diteliti, sebab
secara teoritik bahwa aktivitas siswa mengikuti mentoring tahfidzul qur’an akan
menimbulkan hasil belajar kognitif yang baik.
Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui realitas aktivitas mentoring tahfidzul qur’an, mengetahui realitas
hasil belajar kognitif mereka pada mata pelajaran dan mengetahui hubungan
antara aktivitas siswa mengikuti tahfidzul qur’an dengan hasil belajar kognitif
pada mata pelajaran PAI.
Penelitian ini bertolak dari pemikiran
bahwa tinggi rendahnya atau baik tidaknya hasil belajar kognitif siswa pada
mata pelajaran PAI. Salah satunya ditentukan oleh aktivitas siswa mengikuti
mentoring tahfdzul qur’an. Jika aktivitas siswa mengikuti mentoring tahfdzul
qur’an tinggi maka akan semakin tinggi hasil belajar kognitif siswa pada mata
pelajaran PAI. Kemudian jika aktivitas siswa mengikuti mentoring tahfdzul
qur’an rendah maka akan semakin rendah hasil belajar kognitif siswa pada mata
pelajaran PAI.
Metode yang digunakan dalam penelitian
ini adalah metode deskriftif, karena metode ini tepat untuk menggali,
mengungkap dan menganalisis masalah yang terjadi pada masa sekarang. Sampel
dalam penelitian ini adalah tekhnik random sampling yaitu mengambil 10 % siswa
kelas SMP Bhakti Nusantara Cileunyi Bandung. Sedangkan tekhnik pengumpulan data
yang digunakan yang digunakan adalah tes, angket, observasi dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Aktivitas
siswa mengikuti mentoring tahfidzul termasuk katagori tinggi, dengan skor 3,74
berada pada intervaal 3,5-4,5. (2) Hasil belajar kognitif pada mata pelajaran
PAI termasuk kategori cukup, dengan skor 60,00 termasuk dalam interval 60 – 69,
(3) Hubungan antara kedua variabelnya sebagai berikut: (a) masuk pada korelasi
rendah dengan skor 0,24 yang berada pada interval 0,20 – 0,40. (b) Dengan besar
pengaruh 5% artinya setiap peningkatan aktivitas siswa mengikuti mentoring
tahfdzul qur’an terbukti berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa pada
mata pelajaran PAI sebesar 5% dan, (c) sementara itu, berdasarkan hasil uji
hipotesis diketahui thitung 1,77 > ttabel 1,54. Ini
berarti hipotesis (Ha) yang menyatakan ada hubungan yang signifikan antara variabel
X dengan variabel Y (aktivitas siswa mengikuti mentoring tahfidzul qur’an
dengan hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran PAI) dapat diterima.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar